Vitamin Penambah Darah untuk Mencegah Anemia

Vitamin Penambah Darah

Sel darah merah diproduksi didalam sumsum tulang, apabila sel darah merah yang diproduksi tidak cukup untuk menggantikan sel darah merah yang mati, maka tubuh akan kekurangan darah. Sehingga mengakibatkan kepala pusing, tubuh merasa lemah dan letih, kulit menjadi pucat, tangan serta kaki menjadi dingin, bahkan sampai sesak nafas.

Kondisi tubuh seperti ini disebut Anemia atau kekurangan darah, dimana tubuh tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup untuk membawa oksigen ke berbagai jaringan tubuh. Penyakit kekurangan darah atau anemia dapat diatasi dengan vitamin penambah darah atau dengan mengkonsumsi asupan makanan yang tinggi zat besi.

Vitamin Penambah Darah

Berikut beberapa vitamin yang diperlukan oleh tubuh untuk mendukung penyembuhan gangguan kurang darah :

1. Vitamin A

Vitamin A dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah merah serta membantu zat besi masuk kedalam hemoglobin untuk mengangkut oksigen. Makanan yang banyak mengandung vitamin A adalah buah jeruk, semangka, melon, mangga, aprikot dan buah plum.

2. Vitamin B kompleks

Fungsi vitamin B kompleks sangat penting dalam memproduksi sel darah merah. Vitamin B kompleks dapat diperoleh dari sumber makanan berupa kurma, pisang, nanas, delima, dan avokad.

3. Vitamin B12

Vitamin B kompleks mampu meningkatkan fungsi sum-sum tulang untuk membentuk sel darah merah. Vitamin B 12 juga berperan dalam sintesis DNA dan produksi sel-sel darah merah. Sumber makanan yang mengandung vitamin B 12 adalah daging merah, hati sapi, ikan, telur, sereal dan susu. Vitamin B 12 jarang ditemukan pada sayur dan buah-buahan, sehingga bagi anda yang menjalani pola vegetarian akan lebih mudah kekurangan vitamin B 12.

4. Zat besi

Zat besi adalah salah satu mineral penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mengikat oksigen dan memastikan kebutuhan oksigen dapat tercukupi keseluruh tubuh. Ada 2 bentuk zat besi yang diserap tubuh dari makanan yang anda konsumsi, yaitu :

  • Zat besi heme berasal dari hemoglobin dan umumnya terdapat dalam makanan hewani seperti, daging merah, ikan dan daging unggas. Zat besi heme lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan zat besi non heme yang berasal dari sumber nabati. Penyerapan akan lebih mudah apabila makanan yang mengandung zat besi dikonsumsi dengan vitamin C, yang terdapat didalam buah-buahan dan sayuran seperti brokoli, tomat, jeruk dan mangga.
  • Zat besi non heme : Bahan makanan yang mengandung zat besi non heme yaitu, sayuran berdaun hijau seperti bayam, kentang, biji-bijian, buah-buahan kering seperti kismis, dan kacang-kacangan seperti kacang merah.


5. Vitamin C

Makanan yang mengandung vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena kaya akan antioksidan yang baik bagi tubuh. Vitamin C berguna untuk membantu penyerapan zat besi pada tubuh. Sumber nutrisi yang mengandung vitamin C adalah buah jeruk, jambu biji, mangga, nanas, kiwi, dan melon.

6. Asam folat

Vitamin B9 atau lebih dikenal dengan asam folat berfungsi untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh. Kekurangan asam folat dapat beresiko anemia atau kurang darah. Makanan yang banyak mengandung asam folat yaitu, sayuran hijau, ikan, pisang, jeruk, dan kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang merah, kacang hijau.

Selain mengkonsumsi vitamin penambah darah, berolah raga secara teratur sangat baik bagi orang yang kekurangan sel darah merah. Ternyata dengan berolahraga dapat membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Tubuh membutuhkan banyak oksigen saat berolahraga, jadi ketika tubuh membutuhkan banyak oksigen maka otak akan memberikan sinyal kepada tubuh untuk memproduksi sel darah merah.

Oleh karena itu, apabila anda menderita anemia ada baiknya lakukanlah olahraga yang anda senangi untuk membantu meningkatkan sel darah merah di dalam tubuh.

Belum ada Komentar untuk "Vitamin Penambah Darah untuk Mencegah Anemia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel